Menu

Mode Gelap

Bisnis

Fungsi Lelang, Pengertian Karakteristik, Manfaat dan Cara Kerja Lelang


 Pengertian Lelang, Karakteristik, Fungsi, Manfaat, & Cara Kerja Perbesar

Pengertian Lelang, Karakteristik, Fungsi, Manfaat, & Cara Kerja

Finaninsia – Hampir semua orang pernah menderang istilah lelang, namun tidak jarang yang ternyata masih banyak yang salah mengartikan apa itu lelang dan bahkan banyak yang belum tahu tentang apa fungsi lelang, manfaat, cara kerja dan karakteristik lelang. Untuk kamu sebelum mengikuti lelang sebaiknya baca penjelasan seputar lelang sebagai berikut.

Pengertian Lelang

Pengertian lelang adalah kegiatan di mana barang atau jasa dibeli dan dijual kepada sejumlah besar orang. Jika penawar tertinggi berhak atas barang atau jasa tersebut. Kegiatan ini terdiri dari berbagai variasi berdasarkan batas minimum penawaran, durasi dan cara menentukan pemenang lelang. Tidak ada harga lelang maksimum dalam proses ini. Namun, harga batas lelang adalah harga awal yang ditentukan dan diumumkan. Ada beberapa variasi format lelang dasar, termasuk batas waktu, harga penawaran minimum atau maksimum, dan aturan khusus untuk menentukan pemenang dan harga. Peserta Lelang mungkin mengetahui atau tidak mengetahui identitas atau kegiatan peserta lain.

Baca juga: Manajemen Risiko : Pengertian, Macam – Macam dan Komponennya

Fungsi Lelang

Fungsi – fungsi  lelang dibagi menjadi dua bagian yaitu lelang tertutup dan lelang umum.

1. Fungsi Umum

Fungsi ini tercipta apabila ada perangkat khusus dalam tugas administrasi umum  aparatur negara. Pelelangan umum menawarkan layanan untuk menjual barang dengan aman, cepat, nyaman dan dengan harga yang wajar.

Tujuan lelang ini adalah untuk meningkatkan pendapatan pemerintah dari lelang pabean. Lelang juga  meningkatkan efisiensi dan menciptakan kontrol atas penggunaan aset pemerintah.

2. Fungsi Individu

Fungsi individu atau fungsi pribadi hanya mencakup pembeli dan penjual. Fungsi pribadi ini tidak ada hubungannya dengan  kegiatan ekonomi di sini.

Manfaat lelang

Manfaat lelang Menurut laporan Kementerian Keuangan, lelang memiliki beberapa keuntungan terkait dengan pemenang, penjualan melalui lelang, dan juga menguntungkan perekonomian nasional dan negara.

1. Keuntungan lelang dalam hal memenangkan lelang :

a. Jual beli lelang didukung dengan dokumen-dokumen yang memenuhi syarat, karena sistem lelang mengharuskan penyelenggara lelang terlebih dahulu memeriksa kualifikasi penjual dan barang yang akan dijual. Sehingga jika kita menjadi pemenang lelang, barang kita tentu dijamin legalitasnya dari berbagai aspek.

b. Jika barang yang akan dibeli berupa real estate berupa tanah, maka pembeli tidak lagi harus menanggung biaya tambahan penjualan kepada PPAT, tetapi dengan bantuan protokol lelang, pembeli dapat langsung mendatangi daerah setempat. tanah Kantor Transfer Nama. Hal ini karena daftar lelang merupakan akta otentik dan berstatus sama dengan notaris.

2. Manfaat menjual barang melalui lelang:

a. Keuntungan menjual barang secara lelang : Mengurangi kecurigaan/tuduhan kolusi oleh masyarakat atau pemilik barang karena penjualannya terbuka untuk umum sehingga masyarakat dapat melihat pelaksanaannya.

b. Keuntungan lelang bagi perekonomian : Memberikan jawaban yang jelas tentang harga/nilai suatu benda dari segi subyektifitas orang yang mempengaruhi kualitas benda, kreatifitas pembuatan dan nilai seni dari barang tersebut.

Advertisements

Baca juga: Strategi Korporat : Penegrtian, Jenis-Jenis, Kompnen, dan Cara Menjalankannya

Karakteristik Lelang

Sekilas konsep lelang hampir sama dengan jual beli. Oleh karena itu, kita harus memahami ciri-ciri lelang yang membedakannya dengan jual beli pada umumnya, adapun karakteristik lelang adalah sebagai berikut.

a. Ada dua pihak dalam akad, yaitu penjual dan pembeli.

b. Ada barang yang harus dibeli dan dijual.

c. Penjualan barang publik.

d. Lelang harus diumumkan kepada masyarakat umum melalui iklan atau publikasi.

e. Melakukan lelang di hadapan penyelenggara atau juru lelang sebagai perantara.

f. Harga didasarkan pada penawaran lisan, tertulis atau online, yang dapat meningkat atau menurun.

g. Peserta Lelang adalah masyarakat umum yang memenuhi persyaratan.

h. Hanya ada satu penjual dan calon pembeli.

Cara Kerja Lelang

Proses atau cara kerja lelang dapat dipelajari dengan mengikuti alur cara kerjanya. Yang pertama juru lelang adalah orang yang menginformasikan dan menunjukkan barang kepada peserta. Harga dasar lelang adalah harga yang telah ditentukan. Selanjutnya, pemandu menawarkan barang dengan harga dasar sebagai pembuka. Selain itu, bidder dapat mulai menawar lebih tinggi dari harga pembukaan sebelumnya. Setiap peserta dipersilakan untuk membuat penawaran tertinggi. Tapi itu tidak wajib, tidak masalah jika Anda memilih untuk tidak menawar. Setelah mengajukan penawaran tertinggi hingga tidak ada yang melampauinya, pemenang dapat ditentukan dan item lelang diberikan.

Kesimpulan

Lelang adalah salah proses transaksi yang didalamnya terdapat unsur mencari harga tertinggi dari barang yang ditawarkan oleh penjual kepada calon pembeli. Lelang memiliki fungsi dan manfaat bagi perekonomian seseorang atau pribadi maupun untuk umum, maka dari itu untuk mealakukan transasi pada lelang harus memahami cara kerja dari proses lelang tersebut.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Struktur Kerangka Proposal Bisnis Usaha

24 Maret 2023 - 04:07

Struktur Kerangka Proposal Bisnis Usaha

Langkah – Langkah Membuat Proposal Bisnis

22 Maret 2023 - 17:48

Langkah - Langkah Membuat Proposal Bisnis

Strategi Pemasaran Menurut Para Ahli : Definisi dan Contohnya

17 Maret 2023 - 19:14

Definisi dan Contoh Strategi Pemasaran Menurut Para Ahli

Usaha Real Estate: Pengertian, Jenis-jenis dan Keuntungannya

1 Maret 2023 - 23:21

Usaha Real Estate: Pengertian, Jenis-jenis dan Keuntungannya

Apa Itu CEO, Berikut Tugas dan Tips menjadi CEO

21 Januari 2023 - 22:29

Apa Itu CEO, Berikut Tugas dan Tips menjadi CEO

Negosiasi : Pengertian, Tujuan, Tahap dan Jenis-jenisnya

15 Januari 2023 - 15:12

Negosiasi : Pengertian, Tujuan, Tahap dan Jenis-jenisnya
Trending di Bisnis