Menu

Mode Gelap

Uncategorized · 18 Apr 2023 02:59 WIB ·

Sejarah Pantai Ngobaran Yogyakarta Yang Kayak Pantai di Bali


 Sejarah Pantai Ngobaran Yogyakarta Yang Kayak Pantai di Bali Perbesar

Sejarah Pantai Ngobaran Yogyakarta Yang Kayak Pantai di Bali

Sejarah Pantai Ngobaran

Sejarah pantai ngobaran pertama-tama mari kita lihat asal usl namanya. Kata “Ngobaran” yang digunakan untuk menamai pantai ini konon erat hubungannya dengan masa lalu di Pantai Ngobaran. Menurut warga setempat, mantan raja Brawijaya V, penguasa Kerajaan Majapahit, melakukan upacara ngaben atau upacara muksa di pantai ini.

Ada cerita di balik keberadaan bangunan pura di tebing pantai ini. Keberadaan bangunan tersebut di pantai ini juga berkaitan dengan berakhirnya masa kejayaan kerajaan Majapahit yang saat itu menguasai Jawa. Konon ketika Kerajaan Majapahit mulai mengalami kemunduran, Raja Brawijaya V dan salah satu putranya yang bernama Bondan Kejawan melarikan diri dan singgah di pantai tersebut.

Saat itu diperkirakan pada abad ke-15 Masehi kerajaan-kerajaan Islam menaklukan dan menguasai pantai utara pulau Jawa. Raden Patah yang juga merupakan salah satu putra Raja Brawijaya V merupakan penguasa Kesultanan Demak yang sebelumnya berkembang pesat, memeluk agama Islam dan mengembangkan ajaran Islam di berbagai pelosok daerah. Raja Brawijaya V melarikan diri karena tidak mau masuk Islam dan menghindari perang dengan salah satu putranya, Raden Patah. Selama pelariannya, Raja Brawijaya V dan putranya Bondan Kejawan menemukan kedamaian dan ketenangan di pantai berpanorama indah ini.

 

Pantai Ngobaran Dimana: Tiket Masuk, Daya Tarik, Penginapan
Pantai Ngobaran Dimana: Tiket Masuk, Daya Tarik, Penginapan

Raden Patah pun memerintahkan prajuritnya untuk mencari ayahnya hingga Raja Brawijaya V terdesak ke pantai selatan. Dalam keadaan darurat, Prabu Brawijaya V akhirnya memutuskan untuk membakar diri sampai kembali. Kejadian itulah yang memberi nama Pantai Ngobaran ke pantai tersebut. Ngobarana sendiri berasal dari kata kobaran api, terkait dengan kobaran api.

Di pantai ini, Bondan Kejawan memiliki hubungan yang sangat baik dengan masyarakat setempat. Bondan Kejawan dikenal dengan tutur kata yang santun dan perilaku yang luhur. Hingga akhirnya masyarakat sekitar mengenang Kejawan Bonda sebagai aliran Kejawan. Hingga saat ini, sebagian masyarakat di Pantai Ngobaran masih mempercayai aliran sesat tersebut. Bangunan pura yang masih berdiri kokoh di Pantai Ngobaran ini masih digunakan oleh umat Hindu setempat untuk beribadah. Seperti upacara Galungan atau upacara Melastri yang merupakan upacara menyambut hari raya Nyepi.

Itulah sejarah pantai ngobaran yang berada di daerah yogyakarta Jawa tengah, Selamat berlibur.

Baca Juga :

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Iman Kepada Hari Akhir

16 Mei 2024 - 15:56 WIB

Iman Kepada Kitab Suci Allah SWT

16 Mei 2024 - 13:55 WIB

Malaikat-Malaikat Allah Swt.

16 Mei 2024 - 13:46 WIB

RAMADHAN DAN KEISTIMEWAANYA

16 Mei 2024 - 00:10 WIB

Kisah kisah dalam Al Qur’an

15 Mei 2024 - 20:38 WIB

Pantai Ngobaran Daerah Istimewa Yogyakarta : Harga Tiket dan Keindahannya

18 April 2023 - 03:11 WIB

Pantai Ngobaran Daerah Istimewa Yogyakarta : Harga Tiket dan Keindahannya
Trending di Uncategorized