Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 18 Jan 2023 00:48 WIB ·

Macam – Macam Jenis Industri, Pengertian , Contoh, dan Tujuannya


 Macam - Macam Jenis Industri, Pengertian , Contoh, dan Tujuannya Perbesar

Macam - Macam Jenis Industri, Pengertian , Contoh, dan Tujuannya

Finaninsia – Berbicara tentang bisnis atau usaha rasannya sudah tidak asing lagi mendengar istilah industri. Ada banyak sekali yang mengartikan atau mendefinisikan industri dengan arti yang berbeda-beda. Benar saja bahwa memang industri memiliki pengertian yang cukup luas. Kali ini kita akan membahas secara menyeluruh tentang industri dan perindustrian mulai dari pengertian, jenis, contoh dan tujuan dari berdirinya kegiatan industri. Supaya anda lebih jelas lagi dalam memahami industri simak selengkapnnya pada artikel di bawah ini.

Pengertian Industri 

Pengertian Industri secara umum dikenal sebagai kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, produk setengah jadi atau produk jadi menjadi barang yang berkualitas untuk tujuan tertentu, termasuk desain dan rekayasa industri. Industri adalah bagian dari proses produksi. Bahan industri diambil secara langsung atau tidak langsung kemudian diolah untuk menghasilkan barang yang lebih bernilai bagi masyarakat.

Fungsi proses produksi dalam suatu industri disebut industri. Jika kita melihat pengertian industri secara umum, pengertiannya sangat luas dan mencakup semua kegiatan manusia di bidang ekonomi manufaktur dan niaga. Karena merupakan industri yang luas, jumlah dan jenis industri bervariasi dari satu negara ke negara atau wilayah lainnya. Semakin tinggi tingkat perkembangan industri suatu negara atau wilayah, semakin besar jumlah dan jenis industrinya serta semakin kompleks operasinya.

Secara ekonomi, pengertian industrialisasi juga diartikan sebagai kumpulan usaha sejenis, dimana kata industri digabungkan dengan kata yang menjelaskan jenis industri. Selebihnya, misalnya industri farmasi, industri sandang, industri kayu, dll.

Industri secara luas adalah industri yang menghasilkan keterampilan tenaga kerja dan teknologi untuk menghasilkan suatu produk demi keuntungan. Produk industri tidak hanya berupa barang (manufaktur), tetapi juga berupa jasa (services), contoh hasil produksi misalnya jasa seperti perbankan, asuransi, transportasi, jasa pelayaran, dan lain-lain. Industri adalah cabang produksi atau kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan produksi bahan mentah untuk pengolahan/pembuatan atau pembuatan barang jadi (dalam bahasa Inggris industri) di pabrik dengan menggunakan keterampilan dan tenaga kerja serta penggunaan alat-alat di bidang hasil pertanian.

Jadi industri secara umum dikenal sebagai mata rantai berikutnya dalam mata rantai ekonomi setelah pertanian, perkebunan dan pertambangan, yang erat kaitannya dengan tanah yang memenuhi kebutuhan tanah (ekonomi). Posisi industri menjauh dari negara yang menjadi basis ekonomi, budaya dan politik. Industri merupakan bagian dari proses produksi dan proses produksi industri disebut industri.

Artikel terkait :

Jenis-jenis Industri

Untuk mengetahui apa saja industri yang berbeda di bawah ini, kami telah membuat daftar berbagai jenis industri yang berbeda sesuai dengan bidangnya. Hasil industri dapat berupa makanan olahan, tekstil, kosmetik dan produk lainnya. Dan sekarang kita dapat menikmati berbagai jasa industri Indonesia memiliki jenis industri sebagai berikut:

1. Industri primer

Industri primer berfokus pada produksi barang dengan bantuan alam. Ini adalah industri berbasis alam yang membutuhkan sedikit tenaga kerja manusia. Misalnya pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, hortikultura, dan lain-lain sebagai contoh industri non pertambangan.

2. Industri pertambangan

Industri pertambangan meliputi penerimaan atau pengiriman barang melalui darat, udara atau air. Produk industri pertambangan sebagian besar dalam bentuk mentah, dan industri manufaktur dan konstruksi digunakan untuk membuat produk jadi. Misalnya pertambangan, batu bara, minyak bumi, bijih besi, ekstraksi kayu dan karet dari hutan, dll.

3. Industri Sekunder

Industri ini bergerak di bidang distribusi dan pemasaran rempah-rempah nabati dan hewani tertentu. Tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan. Misalnya pembenihan, penangkaran hewan, penangkaran burung, penangkaran mamalia, dsb.

4. Industri konstruksi

Industri konstruksi melakukan pembangunan gedung, jembatan, jalan, bendungan, kanal, dan lain-lain. Industri ini berbeda dengan industri lain karena produk dari industri lain dapat diproduksi di satu tempat dan dijual di tempat lain. Namun barang yang diproduksi dan dijual oleh industri konstruksi dipasang di satu tempat.

5. Industri Manufaktur

Industri Manufaktur berkaitan dengan transformasi bahan mentah menjadi produk jadi melalui mesin dan tenaga kerja. Barang jadi dapat berupa barang konsumsi atau komoditas. Misalnya, industri tekstil, industri kimia, gula, industri kertas, dll.

6. Industri Kuarter

Industri dengan Teknologi Tinggi. Orang yang bekerja di perusahaan ini seringkali berpendidikan tinggi di bidangnya. Perusahaan penelitian dan pengembangan adalah perusahaan yang paling umum di sektor ini, misalnya industri menengah.

7. Industri Sektor jasa

Sektor jasa memainkan peran penting dalam pembangunan negara saat ini dan oleh karena itu disebut sektor jasa. Industri utama dalam kategori ini adalah industri perhotelan, industri pariwisata, industri hiburan, dll.

8. Industri Kreatif

Industri Kreatif secara umum diartikan sebagai segala proses yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok untuk menghasilkan kreasi, kreativitas, gagasan dan gagasan yang nantinya dapat menghasilkan karya atau produk. Industri kreatif sendiri merupakan gabungan dari dua kata yaitu industri dan kreatif.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, industri berarti penanganan atau pengelolaan barang dengan menggunakan sarana dan peralatan, sedangkan kreatif adalah kata sifat yang mencerminkan bahwa orang atau kelompok yang bersangkutan mempunyai daya cipta dan kemampuan mencipta.

9. Industri pertanian

Sektor ekonomi berikut adalah kegiatan yang menggunakan hasil pertanian sebagai bahan baku, merancang dan memproduksi peralatan dan jasa untuk kegiatan tersebut. Proses yang digunakan meliputi transformasi dan pengawetan dengan perlakuan fisik atau kimia, penyimpanan, pengemasan dan distribusi. Produk pertanian ini dapat berupa barang konsumsi jadi atau bahan baku industri lainnya. Pertambangan Industri ini merupakan salah satu penopang pembangunan ekonomi negara. Industri tersebut digerakkan oleh perusahaan pertambangan yang mengelola sumber daya alam (SDA) yang digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Pertambangan adalah setiap atau semua kegiatan yang berkaitan dengan eksplorasi geologi, pengolahan dan eksploitasi mineral atau batubara, termasuk survei umum, survei geologi, studi kelayakan konstruksi, pertambangan, pengolahan dan pengolahan, transportasi dan penjualan, dan pertambangan.

10. Industri Peternakan

Peternakan adalah bagian dari pertanian yang berkaitan dengan produksi pangan. Pangan dari industri pangan menghasilkan protein hewani yang bernilai gizi tinggi, seperti daging, telur dan susu. Peternakan adalah pemeliharaan dan pembibitan hewan peliharaan, yang dari kegiatan itu dapat diperoleh keuntungan dan pendapatan. Hewan yang banyak dipelihara antara lain sapi dan ayam. kambing, domba dan babi. Produk peternakan meliputi daging, susu, telur dan pakaian.

11. Kerajinan Tangan

Kerajinan tangan merupakan salah satu bentuk ekonomi kreatif yang telah menjadi budaya masyarakat di setiap daerah. Proses produksi kerajinan didukung oleh berbagai bahan baku yang terdapat di lingkungan, seperti bambu, kayu, tanah liat, batu, logam, dll. Kerajinan tangan yang dijual di pasar seni budaya adalah salah satu bentuk ekonomi kreatif yang mengikutsertakan para penggiat seni dan seniman yang menghasilkan karya dengan latar belakang budaya dan kreatif yang valid. Pasar seni budaya menghasilkan karya-karya yang secara intim mengkomunikasikan pesan-pesan emosional kepada penikmatnya.

12. Industri Pariwisata

Konsep ekonomi pariwisata adalah sektor ekonomi yang terdiri dari semua perusahaan yang menyediakan produk dan jasa yang dimaksudkan untuk digunakan oleh wisatawan dalam berbagai tahapan perjalanan dan pariwisata. Pariwisata adalah industri yang sangat luas dan berorientasi pada pertumbuhan. UU Pariwisata no. 10 Tahun 2009, industri pariwisata adalah kumpulan usaha pariwisata terkait yang menghasilkan barang dan/atau jasa untuk memenuhi kebutuhan wisatawan selama melakukan perjalanan. Tujuan pariwisata terutama untuk meningkatkan devisa dan pendapatan negara dan masyarakat. Memperluas kesempatan kerja dan mendorong kegiatan industri pendukung dan industri pendukung lainnya. Selain itu, pariwisata mampu memperkenalkan dan menampilkan keindahan alam dan budaya Indonesia.

Artikel terkait : 

Tujuan Industri

Ada beberapa tujuan industri di Indonesia, yang dijelaskan di bawah ini:

1. Pertumbuhan ekonomi

Tujuan pembangunan industri adalah memperbaiki struktur perekonomian nasional, meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara, dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. pembangunan negara . industri itu sendiri.

2. Negara Makmur dan Makmur

Industri dapat meningkatkan kesejahteraan manusia dengan memanfaatkan sumber daya alam, aset dan hasil pertanian.

3. Terbukanya kesempatan kerja yang lebih luas

Dengan bertambahnya jumlah industri, secara tidak langsung lapangan kerja masyarakat juga bertambah.

4. Perkembangan Teknologi

Adanya industri tepat guna di dalam negeri yang mendorong perkembangan teknologi.

5. Mengisi kembali mata uang nasional

Tujuan berikutnya dari keberadaan industri adalah untuk menaikkan nilai tukar negara melalui ekspor produk bernilai tambah dan mengurangi ketergantungan negara pada barang impor.

6. Peran Masyarakat

Tujuan pembangunan industri adalah untuk meningkatkan peran masyarakat dalam pembangunan industri baik dalam skala kecil (cottage industry) maupun dalam skala yang lebih besar.

7. Mewujudkan stabilitas negara

Diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui industri. Hal tersebut tentunya akan berdampak pada penguatan sektor pertahanan dan keamanan nasional.

Kesimpulan

Pengertian Industri secara umum dikenal sebagai mata rantai berikutnya dalam mata rantai ekonomi setelah pertanian, perkebunan dan pertambangan, yang erat kaitannya dengan tanah yang memenuhi kebutuhan tanah (ekonomi). Jika ditinjau dari jenisnya ternyata industri memiliki banyak jenis industri mulai dari industri primer, industri sekunder, imdustri manufaktur hingga industri pariwisata. Tentu saja setiap jenis industri memiliki peran dan fungsinya masing-masing begitu pula tujuan dari berdirinya industri tersebut sebagaimana yang telah dijelaskan pada artikel di atas. Demikian pembahasan tentang seputar industri yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda, semoga bermanfaat dan terima kasih.

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengaruh Perubahan Pembelajaran dari Daring ke Pembelajaran Luring

1 April 2023 - 03:09 WIB

Pengaruh Perubahan Pembelajaran dari Daring ke Pembelajaran Luring

KPR (Kredit Pemilikan Rumah) : Pengertian, Jenis, Syarat dan Manfaatnya

1 Maret 2023 - 11:41 WIB

KPR (Kredit Pemilikan Rumah) : Pengertian, Jenis, Syarat dan Manfaatnya

Manajemen Aset: Pengertian, Manfaat, Tujuan, Fungsi dan Tips Untuk Perusahaan

27 Februari 2023 - 20:14 WIB

Manajemen Aset: Pengertian, Manfaat, Tujuan, Fungsi dan Tips Untuk Perusahaan

Motif Ekonomi : Pengertian, Macam-Macam Serta Tujuannya

19 Februari 2023 - 00:16 WIB

Motif Ekonomi : Pengertian, Macam-Macam Serta Tujuannya

Likuiditas Adalah: Pengertian, Jenis, Contoh dan Fungsinya

18 Februari 2023 - 00:34 WIB

Likuiditas Adalah: Pengertian, Jenis, Contoh dan Fungsinya

Laba Ditahan : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Karakteristik dan Faktornya

17 Februari 2023 - 02:29 WIB

Laba Ditahan : Pengertian, Tujuan, dan Faktor yang Mempengaruhinya
Trending di Ekonomi